Proses Melahirkan Normal

Proses melahirkan normal memiliki beberapa tahapan dan semua tahapan dilakukan secara sadar tanpa pemberian obat bius atau obat sejenisnya yang dapat memberikan rasa kebal pada tubuh ibu. Sebab, saat ibu memilih proses melahirkan dengan cara normal, berarti ibu memilih untuk mengandalkan kekuatan dan tenaga ibu selama proses berlangsung.

Tahapan persalinan akan dipantau dengan bidan atau dokter kandungan dan suster tentunya, tergantung tempat bersalin yang ibu pilih. Tahapan proses melahirkan normal terbagi 4 tahap:

Proses Melahirkan Normal Tahap 1

Ibu mengalami fase laten dan fase aktif. Fase laten adalah pembukaan antara 0-3 cm. Fase aktif adalah pembukaan 3-10 cm. Bila sudah sampai pembukaan 10 cm maka fase aktif atau proses pembukaan telah lengkap dan ibu bisa melanjutkan proses persalinan.

Proses pembukaan membutuhkan 8-10 jam. Ini adalah takaran waktu normal. Ada juga yang lebih lama dari waktu normal tersebut dan bisa lebih dari 24 jam untuk proses pembukaan. Bila proses pembukaan meningkat dengan lambat, sebaiknya ibu sesekali berjalan kaki pelan-pelan. Berjalan pelan bisa membantu proses pembukaan.

Setelah proses pembukan 6-10 cm biasanya tekanan dibagian bawah perut dan vagina terasa semakin keras, walau demikian dokter atau bidan akan melarang ibu untuk mengedan atau mendorong perut kebagian bawah. Mengedan bisa dilakukan setelah proses pembukaan sempurna. Proses pembukaan pada tahap ini akan memakan tenaga ibu. Jadi sebaiknya persiapkan fisik untuk menghadapi proses melahirkan normal dengan makan dan minum yang cukup.

Jangan memusingkan kapan fase ini akan berakhir, karena bisa menyebabkan stress. Sementara stress bisa menghambat proses pembukaan. Manfaatkan fase laten (pembukaan 0-3 cm) untuk mengisi tenaga bila memungkinkan.

Proses Melahirkan Normal Tahap 2

Bila pembukaan telah sempurna berarti ibu sudah masuk tahap kedua. Proses mengeluarkan bayi dengan selamat. Bila proses pembukaan berjalan dengan lancar, ibu berkesempatan untuk memilih proses melahirkan normal. Kontraksi juga mempengaruhi apakah ibu bisa melahirkan normal atau tidak, sebab bila tidak kontraksi ibu tidak bisa mengedan dan mengeluarkan bayi dengan proses natural.

Dokter akan sering mengecek apakah kepala bayi sudah berada di posisi yang cukup dekat dari panggul. Bila posisi kepala bayi masih jauh, biasanya ibu dilarang mengedan agar tidak kelelahan. Simpan tenaga dengan mengikuti instruksi dari dokter atau bidan Anda. Ibu sebaiknya pikirkan posisi melahirkan normal yang nyaman dan pas.

Saat jarak kepala bayi sudah dekat dengan jarak keluar, dokter akan memberikan instruksi kepada ibu untuk segera mengedan. Proses ini dibarengi dengan kontraksi. Bila kontraksi hilang ditengah-tengah proses mengedan segera stop mengedan dan atur nafas. Simpan tenaga sambil mengatur nafas. Bidan akan mengusap perut ibu atau bagian pusat (puser) untuk member stimul dan mengembalikan kontraksi. Setelah kontraksi kembali terasa, dokter akan menginstruksikan ibu untuk mengedan. Terus lakukan hingga bayi keluar dengan selamat. Ibu memerlukan 30 menit – 2 jam untuk proses persalinan normal. Lama waktu melahirkan normal kembali dengan kekuatan dan pengaturan nafas yang bisa ibu lakukan.

Proses Melahirkan Normal Tahap 3

Tahap pengeluaran plasenta dan kotoran lain pada proses persalinan. Tahapan ini dimulai beberapa menit setelah bayi keluar dengan selamat dan dibersihkan. Proses berlangsung sekitar 15 menit sampai plasenta keluar dan ibu perlu sedikit mengedan tapi ini bisa terjadi secara alami. Akan banyak darah yang keluar dan sebaiknya ibu tetap tenang.

proses-melahirkan-normal-3

Source Image : obfkumj

Biasanya karena kelelahan ibu akan mengantuk,setelah plasenta keluar ibu juga akan merasa lebih nyaman. Namun, tetap terjaga jangan sampai tertidur.

Setelah plasenta keluar dengan sempurna, biasanya jalan keluar akan kembali dibersihkan. Bila perlu akan dilakukan penjahitan. Proses penjahitan tidak akan terasa menyakitkan, karena bagian bawah selangkangan dan paha ibu sudah terlalu lelah saat proses melahirkan normal tadi.

Proses Melahirkan Normal Tahap 4

Tahap pemantauan dilakukan 2 jan setelah melahirkan dan plasenta berhasil keluar. Pada tahap ini biasanya ibu tetap tidak diperbolehkan tidur. Ibu tetap berada diruang persalinan. Setelah pemantauan selesai baru ibu akan dipindahkan ke ruang pemulihan untuk dirawat.

Semoga penjelasan ini bisa memberikan gambaran pada ibu tentang tahap demi tahap pada proses melahirkan normal. Hindari stress dan tetap berdoa selama proses persalinan. Bila ibu tenang persalinan akan berjalan dengan lancar.

Lihat Video Proses Melahirkan Normal via YouTube

This post has already been read 11950 times!

One comment to Proses Melahirkan Normal

  • 4 Faktor Penting untuk Proses Melahirkan Normal  says:

    […] Proses Melahirkan Normal function forceUpdateSocialLinkz_446220903() { var arguments = { action: 'forceUpdateSocialLinkz', id:385 } //POST the data and append the results to the results div var ajaxurl2 = "http://hamilpintar.com/wp-admin/admin-ajax.php" ; jQuery.post(ajaxurl2, arguments, function(response) { // nothing }); } // We launch the callback if (window.attachEvent) {window.attachEvent('onload', forceUpdateSocialLinkz_446220903);} else if (window.addEventListener) {window.addEventListener('load', forceUpdateSocialLinkz_446220903, false);} else {document.addEventListener('load', forceUpdateSocialLinkz_446220903, false);} […]

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>