Mengenal Tanda-Tanda Ibu Hamil Melahirkan

Wajib Diketahui

Mempunyai istri atau ibu hamil melahirkan memang sedikit mengkhawatirkan. Selain diusia muda kehamilannya tentu saja diusia hamil tuanya pun menjadi kecemasan tesendiri. Apalagi anda diwajibkan menjadi seorang suami yang harus siaga. Mengenal tanda-tanda ibu hamil melahirkan pun menjadi salah satu yang wajib seorang suami ketahui. Apalagi usia kehamilan seorang ibu hamil melahirkan pun berbeda, tidak semuanya akan melahirkan di usia kehamilan sembilan bulan sepuluh hari semua.

Selain wajib diketahui oleh ibu hamil melahirkan dan suami, pastikan juga orang di rumah mengetahui ini. Karena, jika di rumah kebetulan tidak ada orang banyak maka orang yang berada di rumah bisa mengetahui bahwa itu tanda dimana ibu hamil akan melahirkan.

Tanda-tandanya

Umumnya, ibu hamil melahirkan pada usia antara minggu ke- 39 atau 41. Namun, kita tahu ini semua bergantung pada Tuhan. Tidak selamanya orang mempunyai jalan hidup untuk lahir di usia kehamilan tersebut. Pada usia hamil akhir, tubuh akan memproduksi progesteron agar jaringan disekitar cervix yaitu leher rahim yang menghubungan uterus dan vagina, danĀ  pelvis atau panggul menjadi lunak di waktu menjelang proses kelahiran. Ketika rahim berkontraksi dan mulai meregangkan jaringan di sekitar cervix, maka proses melahirkan pun dimulai.

ibu hamil melahirkan

ibu hamil melahirkan

Tanda-tanda yang mengawali proses ibu hamil melahirkan ini pertama dimulai dengan gejala selangkangan yang terasa nyeri. Ini terjadi karena adanya tekanan dimana posisi kepala janin yang sudah turun ke bawah yang merupakan daerah tulang pelvis. Karena janin yang menekan kandung kemih, maka hal yang akan terjadi adalah ibu hamil ini sering buang air kecil. Perut pun biasanya tersa mulas seperti ingin buang air besar dan buang angin.

Selanjutnya, panggul dan tulang belakang akan terasa sakit berlebih dikarenakan pergeseran serta pergerakan janin yang mulai menekan tulang belakang. Ibu hamil pun akan mengeluarkan lendir kental yang bercampur darah. Darah yang keluar ini merupakan tanda bahwa ibu hamil akan segera menjalani proses persalinan.

Kontraksi akan terjadi selanjutnya. Kontraksi ini mulanya tersa seperti nyeri haid biasa dengan perut mulas. Rasa mulas ini akan berangsur-angsur turun dan rasanya seperti kontraksi palsu. Kontraksi ini berpengaruh pada menebal dan memendeknya otot-otot yang akan mempengaruhi proses pembukaan cervix. Ukuran pembukaan cervix sekarang ini tidaj lagi diukur dengan jari seperti pembukaan lima, dsb. Tetapi, lebarnya antara 8-10 cm.

Ketika air ketuban pecah, itu terjadi akibat kontraksi dan tekanan kepala bayi pada mulut cervix. Pecahnya air ketuban ini selanjutnya akan memepercepat proses persalinan.

This post has already been read 1956 times!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>