Tentang Kehamilan Ektopik Terganggu

Di dunia kehamilan ada banyak beberapa kasus yang terjadi kepada seorang ibu seperti kehamilan ektopik terganggu. Khususnya di usia kehamilan muda atau trimester pertama. Salah satu kasus yang terjadi di usia hamil muda itu adalah kehamilan ektopik terganggu atau biasa disingkat dengan istilah KET. Kehamilan ektopik terganggu menjadi salah satu kasus langka yaitu janin tumbuh bukan di tempat semestinya. Jadi kasus kehamilan ektopik terganggu harus diwaspadai oleh para wanita.

Pengertian Kehamilan Ektopik Terganggu

Kehamilan ektopik terganggu merupakan kasus di mana telur yang dibuahi oleh sperma mengalami implantasi tetapi tumbuh di luar rahim atau endoumetrium kavum uterik. Kenapa kehamilan ektopik terganggu harus diperhatikan? Karena jika terjadi kasus tersebut akan sangat berbahaya bagi calon ibu. Maka dari itu penanganan sejak dini dengan cara tepat dan benar akan sangat membantu menyelamatkan kesehatan calon ibu.

Bagaimanakah cara mendeteksi kehamilan ektopik terganggu tersebut? Untuk mendeteksinya lumayan sulit juga karena pada dasarnya seorang wanita yang mengalami kasus itu akan merasakan hal yang sama dengan kehamilan biasa seperti mual, nafsu makan berkurang dan kondisi fisik yang mudah drop. Namun jika diperhatikan secara baik-baik, seorang wanita yang mengalami kehamilan ektopik terganggu akan merasakan beberapa masalah ketika usia kehamilan masih muda. Setiap orang akan mengalami gejala yang berbeda-beda sehingga tida bisa menjadi patokan. Namun biasanya wanita akan mengalami nyeri perut bagian bawah secara tiba-tiba dan sangat hebat. Nyeri hebat itu bahkan bisa membuat wanita pingsan atau mengalami trauma mendalam. Kadang wanita juga bisa mengalami pendarahan di dalam rongga perut secara tiba-tiba. Kalau pendarahan itu terjadi biasanya janin dalam perut sudah meninggal dunia. Jika bayi di dalam perut sudah meninggal kalau tidak segera dikeluarkan maka akan sangat membahayakan bagi sang ibu.

kehamilan ektopik terganggu ibu

kehamilan ektopik terganggu ibu

Kehamilan ektopik terganggu biasanya terjadi pada kehamilan wanita di usia antara umur 20 sampai 40 tahun. Namun kasus terbanyak terjadi di kehamilan wanita pada usia 30 tahun. Kehamilan ektopik terganggu tidak bisa dipastikan akan menyerang ke tubuh wanita dengan ciri-ciri apa. Jadi semua wanita harus waspada dengan KET tersebut. Kehamilan ektopik terganggu bisa terjadi tidak hanya sekali namun beberapa kali kepada seorang wanita. Kehamilan ektopik terganggu bisa terulang kepada seorang wanita dengan presentasi sebesar 0% sampai 14,6%. Jadi sebagai wanita harus sangat waspada dengan gejala kehamilan ektopik terganggu. Jika merasakan keanehan ketika hamil, segera periksakan ke dokter kandungan sehingga jika ditemukan kelainan maka akan segera ditangani dengan cepat dan benar.

This post has already been read 2700 times!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>