Dilema Perempuan Menderita PCO

Apa itu PCO?

PCO adalah singkatan dari istilah Polycystic Ovary. PCO merupakan kondisi di mana terdapat kista kecil pada ovarium atau indung telur. Apakah berbahaya? Bisa jadi demikian. Kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya gangguan keseimbangan hormonal pada wanita.

Gangguan keseimbangan hormonal inilah yang dapat menyebabkan perubahan pada beberapa organ tubuh dan penampilan termasuk pada siklus menstruasi, perubahan pada kulit, keputihan sampai sulit untuk bisa hamil.

Dilema perempuan menderita PCO

Setiap perempuan tentu nantinya ingin memiliki keturunan sendiri. Merasakan hamil dan susah payah saat melahirkan. Ini bisa jadi jalan cerita yang berharga dalam sebuah kehidupan.

Namun, ketika seorang perempuan di fonis menderita PCO maka akan merasa dilema dalam hatinya. Mulai dari siklus menstruasi yang tidak teratur, kadang maju, kadang mundur sampai longkap sebulan tidak mengalami menstruasi.

Mestruasi tidak teratur dan terasa nyeri

Sekalipun perempuan dengan PCO menyadari keadaan atau masalah kesehatan yang dialaminya berawal dari PCO, dalam perjalanannya kadang masih saja mengeluh dan merasa kesakitan karena nyeri di bagian perut di waktu-waktu tertentu. Saat menstruasi juga kadang terasa sangat nyeri dan seperti sedang mimpi buruk.

nyeri saat menstruasi

Masalah dengan pasangan

Tidak sedikit rumah tangga yang memiliki masalah karena perempuan mengalami PCO. Seharusnya sudah dari awal sejak usia muda perempuan memeriksakan diri, apakah dia terkena PCO atau tidak. Tapi, bisa juga PCO terjadi pada usia menjelang 30 tahun. Nah, bagaimana kalau suami masih ingin punya anak sementara PCO mempersulit perempuan untuk punya anak.

Mengerti Keadaan Perempuan menderita PCO

Wanita dengan PCO mengalami ketidakseimbangan hormonal, dimana hormon androgen yang dihasilkan terlalu banyak. Sampai saat ini penyebab kondisi tersebut belum dapat diketahui secara pasti.

Di dalam indung telur terdapat kantung folikel, yang mengandung sel telur. Pada siklus menstruasi, indung telur melepaskan 1 sel telur. Proses ini dikenal dengan istilah ovulasi. Pada kasus PCO, sel telur dalam folikel tidak matang sehingga tidak dilepaskan oleh indung telur.

Akibat dari kondisi tadi, sel-sel telur yang tidak matang akan membentuk kista yang sangat kecil di dalam indung telur. Perubahan inilah yang menyebabkan gangguan pada kesuburan (infertilitas).

Apakah bisa meningkatkan kemungkinan untuk hamil bila perempuan menderita?

Sebenarnya segala kemungkinan masih bisa saja terjadi selama rahim masih siap dipakai untuk pembuahan. Bagi perempuan yang mengalami PCO penurunan berat badan sangat berpengaruh.

Menurut DR.Budi Santoso, SPOG, FMAS (Tim Dokter Spesialis Kandungan & Kebidanan Eka Hospital BSD) penurunan berat badan 5% dari total berat badan, sangat membantu dalam menormalkan keseimbangan hormonal dan meningkatkan kesuburan pada perempuan yang mengalami PCO.

Baca Juga:

Cara Melakukan Senam Nifas Pasca Persalinan Normal Yang Benar

Apakah Heartburn Membahayakan Kehamilan?

Pup Bayi Pertama Kali Saat Baru Lahir

Cara Alami Mencegah Keguguran Pada Saat Kehamilan

Cara Cepat Hamil Bagi Pasangan yang Baru Menikah

This post has already been read 1238 times!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>