Payudara Bengkak Saat Awal Menyusui

Paska melahirkan tentunya ibu ingin segera memberikan ASI pertamanya kepada bayinya. Banyak Ibu baru mulai menyusui dan payudaranya membesar dan terasa tidak nyaman. Keluhannya payudara bengkak dan keras, pastinya Ibu merasa tidak nyaman.

Bila Ibu mengalami pembengkakan, ini disebabkan oleh peningkatan produksi susu di kantong ASI. Kondisi ini normal, dan tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Biasanya berlangsung hingga seminggu pertama setelah melahirkan. Bila Ibu mengalami payudara bengkak sebaiknya tenang.

Bagaimana Mengatasi Payudara Bengkak?

Mengatasi payudara bengkak saat awal menyusui sebenarnya bisa dibantu dengan bayi Ibu. Berikan ASI sesering mungkin. Biasanya bayi baru lahir minum ASI sejam sekali. Tapi sebagian bayi tidak langsung pintar untuk menyusu karena mulut bayi atau reflek bayi yang berbeda-beda.

Bila bayi Ibu agak susah menyusu dan payudara bengkak, perahlah sedikit ASI untuk mengurangi nyeri. Gunakan handuk yang sedikit dingin agar pembuluh darah berkontraksi. Kemudian gunakan handuk dengan seka memutar perlahan ke arah atas. Lakukan dengan putaran searah. ASI akan terpancing keluar.

Bila ASI akan ditampung dan disimpan, pastikan keadaan puting sudah dibersihkan terlebih dahulu. Bayi yang baru lahir rentan terkena virus. Hindari hal-hal yang tidak diinginkan dengan menjaga kebersihan ekstra.

Bila Ibu demam, waspadalah. Gejala yang dirasa seperti awal terkena flu kemudian akan demam dan sebagian tubuh Ibu mulai hangat khususnya di bagian dada, ketiak dan leher. Demam disebabkan oleh bakteri masuk melalui puting Ibu yang ruam. Ini juga umum terjadi karena saat Bayi belajar menyusui puting ibu rentan untuk ruam dan sedikit terluka.

Join Konsultasi kesehatan Ibu dan anak.

This post has already been read 1228 times!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>