Orang Golongan Darah A

Setelah melahirkan bayi, biasanya kita bisa mendapatkan data golongan darah si bayi dari pihak rumah sakit. Tapi terkadang ibu tidak tega membiarkan anaknya di tes darah walau janya menggunakan jarum jepret untuk tes golongan darah.

Fakta Golongan Darah A

Individu dengan golongan darah A memiliki sel darah merah dengan antigen A di permukaan membran selnya dan menghasilkan antibodi terhadap antigen B dalam serum darahnya. Sehingga, orang dengan golongan darah A-negatif hanya dapat menerima darah dari orang dengan golongan darah A-negatif atau O-negatif.

Di beberapa negara seperti Swedia dan Norwegia, golongan darah A lebih dominan.

Makanan Untuk orang golongan darah A

Pemilik darah golongan A disarankan mengkonsumsi bahan makanan yang sedikit mengandung lektin. Para pemilik golongan darah ini memiliki lambung dengan kandungan lektin rendah. Jika asupan lektin berlebihan , maka akan mengganggu kesehatan lambung. Selain itu, mereka menghasilkan lendir yang

lebih banyak jumlahnya. Ini mengakibatkan resiko terjangkit penyakit alergi, seperti asma, infeksi telinga, dan gangguan pernapasan.

Makanan yang dianjurkan ialah kelompok nabati. Sumber hewani bisa diperoleh dari ikan dan ayam kampung, ini pun dengan jumlah dan frekuensi terbatas. Susu yang dianjurkan adalah susu fermentasi (yoghurt), krim tanpa lemak, keju alami, telur dalam jumlah terbatas.

Ciri khas orang golongan darah A

-Sistem kekebalan tubuh tidak sekuat tipe O

-Stres bisa diatasi dengan meditasi

-Orang yang bertanggung jawab dan romantis

-Jalur pencernaan cukup sensitif

-Dianjurkan menjadi vegetarian atau mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat dan rendah lemak

Jenis olahraga yang baik untuk orang golongan darah A adalah: Fisik yang menenangkan dan fokus seperti yoga dan taichi.

Berikut adalah tips hal-hal berkenaan tentang diet golongan darah A :

Sangat bermanfaat : Ikan makarel, Ikan salem, ikan sarden, keong, bayam, brokoli, wortel, jamur, kacang tanah, kacang buncis, susu kedelai, tahu, tempe, beras, bluberi, nanas, & mangga

Netral : Ikan tuna, telur, ikan hiu, ikan ekor kuning, ikan cucut, ayam kalkun, burung dara, jagung,

tapioka, gandum, labu, bawang merah

Pantang : Sapi, kerbau, kambing, bebek, angsa, kelinci, ayam hutan, lobster, gurita, kepiting, belut,

kodok, udang, cumi-cumi, mentega, susu sapi, keju, es krim, kelapa.

Baca Juga:

Perkembangan Janin Minggu Ke 4

Perkembangan Janin Minggu Ke 5

Perkembangan Janin Minggu Ke 6

Perkembangan Janin Minggu Ke 7

Apa Itu Neural Tube Defects Pada Janin?

This post has already been read 3914 times!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>