Merawat Bayi Baru Lahir

Ibu, selamat atas kelahiran bayi Anda! Pasti Anda saat ini telah merasa menjadi wanita paling sempurna. Saatnya Ibu untuk mencari tahu bagaimana cara merawat bayi baru lahir. Mulai dari cara memberi makan, cara memandikan, mengganti popok dan mengerti arti tangisan bayi.

Perlahan ibu akan mengerti segalanya. Asalakan Anda bisa tetap tenang dan tidak panik, kemampuan untuk merawat bayi akan datang secara alami karena akan tumbuh naluri seorang Ibu dalam diri Anda. Proses penyesuaian diri akan membuat Anda memahami setiap hal yang diperlukan oleh si buah hati.

Beberapa minggu pertama Anda akan sulit istirahat. Tapi tidak semua ibu yang memiliki bayi baru lahir seperti ini karena ini hanya berlaku bagi bayi yang rewel dan tidak bisa tidur dimalam hari. Coba berbagi tugas dengan pasangan Anda, karena ini dapat memudahkan Anda dalam merawat bayi baru lahir.

Merawat Bayi Baru Lahir

Minggu pertama

Pada minggu pertama Anda perlu istirahat cukup untuk memulihkan tenaga dan kesehatan Anda. Sehari atau dua hari setelah melahirkan Anda akan sibuk belajar memberikan ASI. Bila ibu mudah menyerah karena merasa kesusahan, ASI akan menumpuk di dalam. Cairan kolestrum atau ASI pertama yang sangat penting untuk bayi baru lahir sangat sayang bila sampai terbuang.

Masage payudara Anda dan kompres dengan air hangat, untuk melancarkan aliran ASI dan menghindari bengkak di payudara. Jangan lupa untuk rajin-rajin membersihkan puting agar saat bayi diberi ASI terhindar dari bakteri. Bayi sulit membuka mulut, tapi saat Anda menempelkan Payudara maka bayi akan belajar membuka mulut.

Artikel Lain: Kotoran atau Pup Pertama Bayi Baru Lahir

Setelah bayi banyak meminum ASI, biasanya ibu merasa agak lapar dan ini hal yang wajar. Makanlah makanan sehat untuk memberi nutrisi tubuh Anda dan bayi bukan hanya sekedar untuk merasa kenyang.

Minggu kedua

Bayi yang baru lahir biasanya tidur hampri sepanjang hari. Merawat bayi baru lahir di minggu kedua harus hati-hati, berat badan bayi seringkali turun bila Ibu lengah. Biasakan bayi minum ASI 2 jam sekali. Bila bayi tertidur kitik-kitik kaki atau daun telinganya agar ia terbangun. Bila Ibu tidak melakukan dengan penuh kesabaran, jam minum ASI akan berantakan dan bayi rentan terkena sakit kuning. Setelah diberikan ASI biasanya bayi akan tertidur lagi dan semakin pulas lagi.

Artikel lain: Tips agar ASI tetap Produktif pada Ibu Menyusui

Jangan langsung membaringkan bayi setelah memberikan ASI, biasakan untuk menggendongnya dengan keadaan kepala lebih tinggi untuk membantu mendorong ASI, ini adalah cara untuk menghindari muntah atau bayi gumoh. Saat bayi kembali tidur setelah diberikan ASI, ini adalah kesempatan untuk Ibu beristirahat. Bila tidak ada hal penting yang harus dikerjakan Anda bisa berbaring disamping si kecil. Kurang tidur bisa membuat Ibu sakit kepala atau tekanan darah rendah.

Minggu ketiga

Pada minggu ketiga bayi yang baru lahir sudah bisa bersin, membuka mata semakin lebar dan melihat ke arah Anda. Menyenangkan sekali dan rasanya seperti memiliki mainan baru. Bayi juga mulai mengetahui siapa yang biasa merawatnya. Bayi akan semakin aktif, dan pada malam hari bisa menendang-nendang sebagai tanda ia butuh ASI. (lebih lengkap baca di: bunda Konicare)

Minggu keempat

Pada minggu keempat, bayi semakin pintar. Tangan dan kakinya mulai bergerak sesekali ia luruskan. Bayi mulai mencari sumber suara. Jarak pandang bayi tiga minggu bisa mencapai 35 cm. Sudah mulai bisa diajak berkomunikasi, merawat bayi semakin terasa menyenangkan!

This post has already been read 3033 times!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>